Training Finance
By December 28, 2011 0 Comments

Teknik Investigasi Fraud Berbasis NLP

Teknik Investigasi Fraud Berbasis NLP

Jakarta | 26-27 Januari 2012 | Rp. 3.500.000,-
Jakarta | 25 – 26 April 2012 | Rp. 3.500.000,-
Jakarta | 26 – 27 Juli 2012 | Rp. 3.500.000,-
Jakarta | 18 – 19 Oktober 2012 | Rp. 3.500.000

 

 

FRAUD – menurut Oxford Dictionary : “is criminal deception; the use of false represen­ta­tions to gain an unjust advantage” – adalah ancaman yang sangat serius bagi perusahaan modern. Penyakit termaksud dapat menimpa perusahaan apapun tanpa memperduli-kan skala bisnisnya. Berbeda dengan varian pendahulunya, dewasa ini corporate fraud telah bermetamorfosis dalam berbagai bentuk dengan modus yang kian canggih dan halus.

Ada dua kata kunci untuk menjelaskan fenomena fraud, yakni sistem dan moral hazard. Dalam pengoperasian seluruh lini mana-jemennya, sebuah perusahaan pasti bersandar pada sebuah sistem yang terdiri dari :

  1. Organisasi, dimana didalamnya terdapat posisi (jabatan), tugas, kewenangan dan tanggungjawab.
  2. Kebijakan, SOP dan Peraturan, semisal kebijakan kesela-matan kerja, SOP Purchasing atau Peraturan lembur.
  3. Alat Kerja, semisal mesin kantor, mesin produksi, formulir-formulir, kendaraan.

Ke tiga unsur dalam sistem di atas berinteraksi dinamis dengan manusia sebagai elemen utamanya. Disini fraud potensial terjadi jika:

  1. Seseorang memiliki posisi, otoritas dan technical knowledge untuk melakukan aksi fraud.
  2. Dalam Kebijakan, SOP atau Peraturan terdapat celah-celah yang memungkinkan terjadinya fraud.
  3. Adanya alat kerja yang dapat disiasati.

Tampak jelas bahwa fraud adalah kecurangan sistematis terhadap sistem perusahaan. Pertanyaan menarik yang mengikutinya adalah; mengapa ada karyawan yang kendati jabatannya tinggi, kekuasaan-nya besar dengan sistem yang longgar dan memiliki peluang besar untuk memanipulasi alat-alat kerja namun tidak melakukan fraud?. Jawabnya ada pada satu kata : moral hazard (bahaya moral). Unsur moral hazard akan muncul apabila kebutuhan finansial karyawan ybs. jauh lebih tinggi dari penghasilan yang diperolehnya. Ia tidak akan mampu menutup kekurangannya kecuali dengan melaku-kan kecurangan terhadap perusahaan.

Mencegah timbulnya fraud dalam perusahaan bukan perkara mudah. Dibutuhkan sumberdaya manusia yang cakap, tangguh dan sangat memahami bahwa fraud bukanlah sekedar masalah human error atau kealpaan seseorang; namun merupakan tindakan kriminal yang direncanakan dengan seksama oleh pelakunya. Merujuk kepada fakta di atas, salah satu tindakan yang tepat untuk menghadapinya adalah membekali personil terkait dengan kemampuan dan kecakapan khusus; sehingga menimbulkan efek deterrence (penggentar) bagi orang yang berniat mencobanya.

Tujuan Training :

Setelah mengikuti training ini, peserta ditargetkan :

  1. Memahami bahwa fraud merupakan bahaya latent yang mengancam setiap perusahaan tanpa kecuali.
  2. Memahami peran kontrol internal dalam mengelola ancaman fraud.
  3. Memahami anatomi fraud.
  4. Mampu melakukan vulnerability assessment organisasi terhadap ancaman fraud dan mengambil langkah perbaikan.
  5. Mampu merekonstruksi skenario desepsi/kebohongan yang terjadi.
  6. Mampu mendesain wawancara investigasi berbasis NLP
  7. Mampu melakukan wawancara investigasi berbasis NLP
  8. Mampu mengenali berbagai bentuk pola kalimat yang digunakan untuk mengaburkan permasalahan dan mengcounternya.
  9. Mampu mengembangkan pertanyaan-pertanyaan yang bersahabat namun secara bawah sadar, sangat menekan subyek wawancara.
  10. Mampu mengidentifikasi desepsi/kebohongan.

Metode Pelatihan :

Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan.

Outline :

  1. Paparan materi
  2. Pemutaran film
  3. Diskusi interaktif
  4. Praktek.
  1. Introduksi : Keamanan Korporat dan Fraud
  2. Pengendalian Internal dan Fraud
  3. Anatomi Fraud
  4. Vulnerability Assessment
  5. Penanganan Dokumen
  6. Teknik Mengidentifikasi Desepsi Fraudster
  7. Persiapan Wawancara Investigasi
  8. Wawancara Investigasi Berbasis NLP

Who should attend ?

Security Manager, HR&GA Manager, Legal Manager, Risk Management Manager, Personnel Manager, Internal Auditor, Internal Control dan personil lain yang terkait dengan penanganan fraud dalam perusahaan.

Trainer

Raden Agus Suherman / Kuncoro / Irham H.

Para Professional yang  memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dibidangnya masing-masing. Dengan  berbagai jabatan yang pernah dipegang antara lain : Operational Director, Training & People Development Manager, Training Manager, Head of waste water treatment facility, Finance Director, Financial Planning Manager, Sales Manager, HR Direktur, dll. dan pernah bekerja di perusahaan multinasional maupun organisasi internasional seperti Astra International, The National Conservation – US Based NGO, dll) serta lulusan dari universitas terkemuka dari dalam dan luar negeri

Investasi

Rp. 3.500.000,- (termasuk materi hand-out dan CD modul, 2x coffee break, makan siang dan sertifikat)

Tempat :

Hotel atau Business Building di Jakarta

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
 

cforms contact form by delicious:days

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • TwitThis
  • Facebook
  • LinkedIn
  • MySpace
  • YahooBuzz
  • Y!GG
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Technorati
  • YahooMyWeb
Posted in: Audit, Bandung

About the Author:

Post a Comment